March 07, 2010

Gelar Budaya Indonesia di Malaysia

Posted by adel at 10:50 AM 0 comments

Pada Hari Jumat Malam (5 Februari 2010), Konsulat Jenderal Republik Indonesia mendapatkan undangan untuk menghadiri Gelar Budaya Indonesia 2010 yang diadakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) UTM Johor Bahru . Acara ini dalam rangka mengenalkan budaya Indonesia kepada komunitas pelajar asing dan warga negara Malaysia yang berada di Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Sayang, saya tidak bisa mengikuti acara ini, karena ada kepentingan lain. Tak apalah...sudah diwakili oleh si bapak'e...


Sepertinya acaranya berjalan meriah dan sukses. Selamat !!

Half Source by : www.detik.com


READ MORE - Gelar Budaya Indonesia di Malaysia

February 27, 2010

It's Nice To Be Happy

Posted by adel at 12:27 AM 4 comments
Finally, rumah ini kembali berdiri *again* untuk yang kesekian kali nya. Setelah terkena badai pindah hosting. Dan maaf, teman-teman link nya hilang semua waktu itu, karena belum back-up.. yang mau daftar lagi, silahkan tinggalkan jejak anda. sehingga diri ini bisa kembali mengunjungimu.

Thanks buat mas adiey yang udah bantuin mindahin hostingan ke blogger. walau gratisan asal masih berfungsi dengan baik, ya tak mengapalah.. jadi mengurangi biaya juga..hehe...

Sedikit demi sedikit mengatur tata letak,hiasan dan kebutuhan serta tampilan. akhirnya inilah rumah keduaku setelah renovasi lagi.. walau sederhana, semoga bisa maksimal untuk semua dan berguna buat yang membaca nya...

Thanks ya sob....
READ MORE - It's Nice To Be Happy

February 09, 2010

Johor Bahru, Malaysia,..Here I Am…

Posted by adel at 4:06 PM 2 comments

Disinilah aku sekarang, Selama mungkin kurang lebih 2 tahun ke depan aku akan tinggal disini… Jadwal mundur dua bulan, alhamdulillah terlaksana juga. Akhirnya, dapat naek pesawat, ternyata begitu aja, nga kerasa dan akhirnya bisa keluar negeri juga..*norak ya*, katro wong ndeso.. hehehe…


Hmm… Sudah hampir 1 minggu sudah aku berada di Johor, masih di hotel, sudah agak terasa bosan nih, masalahnya, kalau mau makan, repot harus beli makanan diluar, the problem is, no kompor here,…huhuh, jadi nga bisa masak… Masih menyesuaikan dan sedang berusaha mencari tempat-tempat yang asik buat di tongkrongin,..huehe.. Kalau soal makanan juga nga beda jauh sama Jakarta, but susah cari nasi putih yang bener-bener pure, paling nga pasti tuh nasi putih sudah ternodai sama santan, alhasil batuk warisan pas berangkat dari Jakarta bertambah parah aja tak kunjung reda sembuhnya.. Sudah ketemu sama nasi padang, nasi penyet alias pecel ayam, otak-otak, tapi rasa sedikit beda, tak sama lah dengan di Indonesia…Baso pun ada satu-satunya, tapi, lumayan jauh tempatnya…


And I’m Still looking for a house too,… get many a choose, but, not get a ready,.. banyak pertimbangan dan kecocokkan, baik itu untuk keadaan rumah, lingkungan, keamanannnya dan keuangannya juga, for sure,….and otherslah……..kalau masalah view, pemandangan panorama, enaknya liat laut or just see the building?????

Repot juga nyari kendaraan… kalau di Indonesia ini mungkin mewah beli mobil,...tapi, kalau disini, bcoz it is a needed, keperluan, bukan untuk apa-apa. Beli mobil disini, kayak beli becak,..huehehe...Disini, jarang ada orang yang berjalan kaki,…walau mau pergi jarak dekat pun, mereka tetap pakai mobil,…kalau bahasa Malaysia, mobil itu kereta,… jadi,, disini banyak sekali kereta, dibanding motor….dan kalau berpergian naik taksi pun, mahal. Klo ada kendaraan bisa sikit jimatlah, alias hemat. Ingin sih naik bus, tapi belum tau rutenya, ntar nyasar lagi repot, perlu beli peta Dora nih kayaknya…


Penduduk Johor, lebih banyak chinnese dan India,.. jarang aku temui penduduk asli sini,…tapi, kemarin sudah kutemui wilayah yang memang ditempati penduduk melayu asli sini… ternyata oh ternyata…wilayah memang menentukan….karena hotel tempat aku tinggali lebih ke pusat kota, jadi penduduknya lebih banyak campuran…tapi, tak apalah, mereka semua baik-baik kok…


Johor, penghasil kelapa sawit, tak heran begitu tiba tuk keluar dari bandara Johor Senai (Sultan Ismail), begitu banyak pohon-pohon kelapa sawit yang berdiri… Kota ini memang sama saja dengan Indonesia, klo disana mungkin ini Sukabumi nya maybe,… tak begitu ketara klo ini luar negeri… Johor, deket banget sama Singapura dan Batam,…tinggal nyebrang pakai kapal laut atau naik bus, juga bisa dalam 2 RM dan beberapa jam saja sudah bisa sampai Singapura dan Batam. Kalau di Singapura, lebih terlihat luar negerinya, banyak orang asingnya dan Negara nya juga lebih maju….


Kegiatanku disini masih ikut-ikut acara di kantor bokap, di KJRI (Konsulat Jenderal RI), seperti Olahraga, Pengajian, Arisan sama ibu-ibu dharma wanita deplu, Main Gamelan dan nongkrong-nongkrong aja di KJRI, huehe,… sambil numpang wifi-an, hueheuhe… mengingat susah sekali dapat koneksi tuk Online, GPRS on Mobile pun, wuiih mahal nian, warnet pun jarang disini, sekalipun ada juga mahal tenan iki lowh….kpriben, wes mumet sirahku,…halah…hehehe


Disini ikatan silahturahmi dan kekeluargaannya harus dijaga, karena kita ini kan di negeri orang, lingkup orang Indoneisanya kecil,. jadi semua keluarga Indonesia di KJRI harus jaga itu ikatan keluarganya. Eh, pekerja-pekerja disini ternyata lebih banyak orang Indonesia. Seneng rasanya bertemu orang Indonesia yang bekerja disini dan sharing banyak hal tentang apa yang mereka rasa disini.. senang bisa kenal banyak orang-orang baru…..


Hmm,,..bgitulah selintas cerita satu minggu ini,..memang ada suka dukanya…yang memang tak cukup semua ku jabarkan disini,.. tapi mungkin dengan ini kita masih bisa berbagi cerita dan sedikit mengurangi rasa kangen dengan tanah air… Inilah dukanya, meninggalkan orang-orang tercinta di tanah air,… tak apa ya… I’ll return to Jakarta soon,,..


My sister, hari-hari kita take off, menyedihkan ya? Hari-hari itu banyak air mata, sikit sikit bercucuran,…. Mengingat memang kita tak pernah berpisah jauh ya…. But, sejalannya itu semua, we get a thought, isn’t? Just take care yourself ya sis and we prayer each other, saling mendoakan….I hope you and my brother, your husband, its ok, no fight anymore…


For my family too,..we wait for you next year….


My Friends, Kept contact me, ok…..


For my kokoronotomo, I trusted you and I will kept your promise, even we so far away, we closed in our heart… smile can bring you near to me….


I mizz you all….

READ MORE - Johor Bahru, Malaysia,..Here I Am…

November 22, 2009

Rute Johor Bahru ke Singapore

Posted by adel at 8:39 PM 2 comments

Jika Anda dari Johor Bahru Malaysia dan ingin melakukan perjalanan ke Singapura, cukup mudah dan murah biayanya. Anda dapat mencari taxi untuk mengantar Anda ke mal JB City Square. Anda dapat menghabiskan Ringgit Malaysia Anda disini, dan mengisi perut dan juga perbekalan Anda mengingat harga di Malaysia lebih murah ketimbang di Singapura. Setelah puas berkeliling di City Square, Anda dapat menyeberang melalui jembatan penyeberangan langsung ke JB Sentral.

Gedung JB Sentral ini belum selesai sepenuhnya (per Juli 2009), di sini nantinya akan menjadi pusat dari transportasi di Johor Bahru, kurang lebih seperti KL Sentral di Kuala Lumpur, yaitu untuk bus, KTM, Bahkan lebih lengkap karena di sini juga langsung terhubung dengan imigrasi Johor dan juga luasnya kurang lebih 2x dari KL Sentral. Dibangun dengan desain yang modern, lengkap dengan infrastruktur dan fasilitasnya.

Dari JB Sentral ini Anda akan menemukan arah ke imigrasi Johor, siapkan paspor dan potongan kartu imigrasi Malaysia yang diberikan saat masuk ke Malaysia. Setelah semua beres, maka Anda turun ke bawah dan pilih bus ke Singapore yang sesuai dengan tujuan Anda. Ada bus Causeway Link Express (CW) warna kuning atau SBS Transit.

Setelah membeli tiket bus, simpan selalu tiket Anda karena Anda akan membutuhkannya kembali. Bus akan berhenti di imigrasi Singapura, Woodland. Bawa semua barang2 Anda, lalu ambil dan isi form imigrasi Singapura. Perhatikan untuk mengisi dengan lengkap tempat menginap selama di Singapura, usahakan jangan menulis hostel karena Anda akan dicurigai akan menjadi imigran gelap. Imigrasi Singapura ini sedikit rewel karena banyak imigran gelap masuk melalui Johor Bahru. Hati2 dalam membawa rokok, karena banyak macam peraturan di Singapura. Setelah selesai, maka cari tempat stasiun bus Anda berada, tidak perlu bus yang sebelumnya Anda naiki. Cukup cari yang perusahaan dan rutenya sama, dan tunjukkan tiket Anda maka Anda tidak perlu membayar tiket lagi.

Dan…. selamat datang di Singapura.. ingat ini negara dengan sejuta peraturan yang ketat. Jangan menyeberang sembarangan, jangan meludah sembarangan, dilarang makan permen karet, dilarang membawa durian ke dalam MRT, dilarang makan dan minum di MRT, menunggu taxi di tempat antrian, dll, dsb. Jangan sampai bikin malu Indonesia di negara orang ya… :)

Salam Jalan Jajan Hemat..

By. Mr. Rommya on September 4th, 2009

READ MORE - Rute Johor Bahru ke Singapore

October 28, 2009

Cuaca Kondusif untuk Pelaksanaan Armina

Posted by adel at 8:41 PM 1 comments

MEKAH, (MCH) Cuaca di Arab Saudi mendukung pelaksanaan wukuf di Arafah yang akan jatuh 26 November, mabit di Muzdalifah dan Mina, serta melontar Jamarat 27, 28, 29, dan 30 November. Suhu udara tidak berbeda dari suhu di tanah air, berkisar antara 20 s.d. 33 derajat Celius, bahkan cenderung terus menurun setelah udara gelap. Saat subuh, udara bahkan semakin sejuk, sehingga sangat kondusif untuk perjalanan out door selama beberapa hari ini.

Foto

Karena udara kondusif, bahkan banyak orang memprediksi, jemaah akan berjalan kaki dari Arafah menuju ke Mina melalui Muzdalifah. Sebab, udara yang sejuk memungkinkan mereka menikmati udara segar dalam kondisi yang nyaman. Sebaliknya, jemaah haji yang naik kendaraan, baik bus, maupun mobil kecil lainnya, bisa terhambat oleh jemaah haji yang berjalan kaki. Sebab, jalur bus digunakan para pejalan kaki itu.

Dalam keadaan lengang, perjalanan menggunakan kendaraan dari Arafah menuju ke Mina melalui Muzdalifah dapat ditempuh 30 menit, berjalan kaki bisa memakan waktu 4 jam. Namun menggunakan bus atau kendaraan jika dilakukan dalam keadaan macet bisa memakan waktu lebih dari 10 jam.

Seluruh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) saat ini sedang dikonsentrasikan untuk persiapan pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Jemaah haji juga dikondisikan untuk berkonsentrasi beribadah di Masyaâ??iril Muqaddasah (Armina) ini. Bahkan agar jemaah lebih bersiap ke Armina, bus Abu Syarhad yang selama ini mengangkut jemaah haji dari pemondokan ke Masjidilharam dihentikan mulai 21 November.

"Penghentian bus dari pemondokan ke Masjidilharam dimaksudkan agar jemaah haji menghemat energi agar mereka lebih lebih berkonsentrasi menghadapi ibadah yang relatif berat dan menguras tenaga," kata Kepala Daerah Kerja Mekah H. Subakin Abdul Muthalib, di Mekah, Jumat (20/11).

Menghadapi pelaksanaan ibadah di Armina ini, Menteri Agama Suryadharma Ali mengingatkan, agar jemaah terurus dengan baik, bahkan lebih baik dari penyelenggaraan haji sebelumnya. Pelaksanaan ibadah di Armina tidak boleh lagi ada peristiwa yang memilukan, apalagi sampai kelaparan akibat salah pilih perusahaan katering.

Menurut Menteri Agama, masalah katering yang terjadi tahun 2006 sebenarnya berawal dari maksud baik, yaitu sebagai usaha efisiensi. Karena saat itu katering yang dinikmati jemaah dirasakan lebih mahal daripada haji khusus. Maka dicari solusi untuk menyiasati masalah tersebut.
"Ternyata tidak mampu, memang tidak mudah memobilisasi konsumsi makan 200.000 jemaah," terangnya.

Kepala Pengawas Katering Armina, Sri Ilham Lubis, kepada wartawan di kantor Daerah Kerja (Daker) Mekah, menjelaskan, katering bagi jemaah haji selama di Arafah, Muzdalifah dan Mina disajikan dalam bentuk prasmanan. Jemaah dipastikan akan mendapatkan makan selama tiga kali sehari.

"Jemaah akan mendapatkan 16 kali makan, 4 kali di Arafah tanggal 8 Zulhijah untuk makan malam. Sedangkan tanggal 9 Zulhijah akan mendapatkan makan tiga kali," kata Sri Ilham Lubis.

Sedangkan menjelang keberangktn ke Muzdalifah, kata Sri, jemaah akan mendapatkan satu kotak makanan ringan yang berisi biskuit, jus, air mineral dan buah-buahan. Baru tanggal 10 Zulhijah, saat berada di Mina, jemaah memperoleh sarapan pagi, makan siang dan makan malam hingga tanggal 13 Zulhijah atau selesai Nafar Tsani.

Pelaksanaan katering bagi jemaah haji tahun ini dibagi dua. Pertama katering yng diadakan oleh perusahaan yang ditunjuk Misi Haji Indonesia sebanyak 32 maktab (Maktab 1 sampai 32), setiap maktab menampung 3.000 orang jemaah. Kedua, katering di Maktab 33 sampai 70 (setiap maktab berisi 2.500 orang) akan diadakan oleh Muasasah.

Sri menerangkan, setiap maktab nantinya akan diisi 7 sampai 8 meja untuk prasmanan. "Insya Allah, kita sudah berkoordinasi denga Muasasah untuk mengatur penempatan meja prasmanan sebisa mungkin ditempatka di tenda jemaah agar bisa melindungi makanan dari debu dan jemaah lebih nyaman," kata dia.

READ MORE - Cuaca Kondusif untuk Pelaksanaan Armina
 

Adelina's Site Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare